bangeko.my.id

struktur organisasi mayora

Inilah Struktur Organisasi Mayora: Dari Jabatan Dan Tugasnya

Tahu permen kopiko? Kalau pecinta drama korea pasti tahu nih, sebab belakangan ini permen kopiko selalu muncul di beberapa scene drakor sejak tahun 2020 hingga 2021. Kopiko muncul sebagai product placement (iklan softselling) di drama korea. Mulai dari Vincenzo, Mine, dan yang terbaru Hometown Cha Cha Cha. Bicara soal iklan, penempatan product placementnya terbilang sangat halus, karena tidak seperti jualan namun seakan bagian dari alur cerita.

Cara ini harusnya wajib untuk ditiru oleh para pekerja seni perfilman indonesia, khususnya sinetron. Karena jujur saja aku selalu risih dengan adegan iklan di setiap sinetron yang selalu kesannya memaksakan dan tidak menyatu dengan alur cerita, pokoknya tayangan iklan itu terlalu mengganggu sih. Sorry nih jadi malah curhat hehehe. Kembali ketopik utama yuk 😀

Kopiko sendiri merupakan produk permen yang sudah lama beredar di Indonesia yang perusahaannya juga berasal dari dalam negeri sendiri yakni PT. Mayora Indah Tbk. Beberapa tahun ini Mayora berhasil melebarkan sayapnya di pasar internasional. Tentunya ini bikin bangga masyarakat Indonesia.

Dibalik kesuksesan yang diraih oleh Perusahaan Mayora, tentu tidak lepas dari hasil kerja keras dari banyak pihak di dalamnya. Yang mana pembagian tanggung jawabnya pun tersusun rapi dalam struktur organisasi Mayora. Adanya manajemen perusahaan yang jelas, dan terstruktur inilah yang tentu saja membuat perusahaan bisa berjalan dengan baik.

Struktur organisasi mayora, Jabatan dan Tugas:

struktur organisasi mayora

RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham)

Sejak sering nonton drakor aku sangat familiar dengan istilah RUPS. Karena tiap perusahaan pastilah ada pemegang saham. Sehingga ada sebuah agenda tahunan yang disebut Rapat Umum Pemegang Saham. Dalam agenda tersebut para pemegang saham akan memberikan pendapat secara formal berdasarkan laporan yang diterima. Jika disetujui, maka hasilnya akan diteruskan dan diserahkan ke dewan komisaris serta di teruskan ke jajaran direksi untuk dilaksanakan.
RUPS harus dilakukan dengan sangat berhati-hati karena menyangkut masa depan sebuah perusahaan. Sayangnya untuk nama-nama para pemegang saham PT Mayora Indah Tbk ini tidak dipublikasi sehingga kita tidak bisa mengetahuinya. Mungkin memang ketentuannya sudah seperti itu.

Dewan Komisaris

Tugas dari Dewan Komisaris adalah untuk mengawasi dan memberikan nasehat yang berkaitan dengan kebijakan direksi dalam menjalankan perusahaan. Dari gambar struktur organisasi Mayora diatas, terlihat bahwa Dewan Komisaris ini dipegang oleh 4 orang. Diantaranya ada, Hermawan Lesmana, Gunawan Atmaja, Suryanti Gunawan dan Anton Hartono.

Audit Committee (Komite Audit)

Pihak yang mempunyai jabatan sebagai Komite Audit ini bertanggung jawab kepada dewan direksi. Sehingga ia punya wewenang untuk membantu tugas dan fungsi dewan komisaris dalam mengawasi dan bertanggung jawab untuk menjaga akses komunikasi antara pejabat perusahaan (dewan komisaris, direksi, sekretaris dan unit audit internal).

Direktur Utama

Jabatan ini memiliki wewenang untuk merumuskan dan menetapkan kebijakan dan program perusahaan sesuai dengan batas wewenang yang diberikan oleh dewan komisaris. Agar lebih jelas, tugas direktur utama yaitu sebagai koordinator, komunikator, pengambil keputusan, pengelola sekaligus menjalankan perusahaan. Sehingga dalam pelaksanaan tugasnya direktur utama dibantu oleh beberapa orang direktur lainnya, namun posisinya masih dibawah direktur utama.

Direktur Utama PT Mayora Tbk dibantu oleh beberapa direktur di bawahnya, yaitu:

a. Direktur Supply Chain

Jabatan ini punya tugas untuk mengawasi dan mengelola rantai pasokan dan logistik. Supaya produktivitas dan efisiensi proses dapat berjalan lancar. Sederhananya tugas dari Direktur supplay chain ini adalah menjalin relasi yang baik dengan pemasok dan vendor.

b. Direktur Keuangan

memiliki tanggung jawab untuk membuat, mengawasi laporan keuangan perusahaan. Menyusun strategi untuk meningkatkan keuangan perusahaan dan meminimalisir risiko yang dapat merugikan perusahaan.

c. Direktur Operasional

sesuai namanya tentu saja ia memiliki tanggung jawab dalam operasional perusahaan. Sehingga secara tidak langsung ia membantu direktur utama dalam menyusun strategi pemenuhan target perusahaan, bertanggung jawab dalam pengembangan kualitas produk dan karyawan.

d. Direktur Pemasaran

memiliki tanggung jawab untuk mengatur proses pemasaran produk yang dihasilkan perusahaan dan strategi agar produk lebih dikenal masyarakat.

Sekretaris Perusahaan dan Unit Audit Internal

Jabatan Sekretaris Perusahaan ini bertugas untuk memastikan kelancaran komunikasi antara perusahaan dengan pemegang saham, dan juga pemangku kepentingan lainnya. Tugas lainnya yaitu membantu direksi dan dewan komisaris dalam melaksanakan tata kelola perusahaan, penyampaian laporan dan dokumentasi RUPS serta rapat-rapat.

Unit Audit Internal memiliki tugas untuk menguji dan mengevaluasi atas efisiensi dan efektivitas di bidang operasional, keuangan, sumber daya dan akuntasi.

Bagian yang Lain

Selain jabatan-jabatan di atas. Bebarapa jabatan yang mengurusi bagian khusus di organisasi Mayora ini juga punya peran yang tak kalah penting. Seperti bagian Purchasing, Teknologi Informasi, Pemasaran, Keuangan dan Akunting, HRD dan Personalia, Legal, serta Manufacturing.

Nah, seperti itulah struktur organisasi Mayora beserta sedikit penjelasan masing-masing tugasnya. Semoga informasi ini dapat memberikan gambaran bagi kita dan menambah wawasan baru.

Share:

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Wahyu Eko C.

Wahyu Eko C.

Blogger pemula yang hobi nonton drakor, lari, desain dan gambar

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *